Oleh: Syamsul Bahri, S.Pd.I (Kepala Sekolah MTs Al-Hidayah Toboali) Selasa, 27 Oktober 2026, 05:45 WIB
![]() |
| Syamsul Bahri (Sumber: Dokpri) |
Ringkasan Tulisan ▼
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Nasihat (atau petuah) adalah bentuk penyampaian ajaran, pelajaran yang
baik, anjuran, peringatan, atau panduan mengenai suatu situasi yang diberikan
kepada seseorang atau kelompok. Dan dalam Wikipedia.com disebutkan Fungsi utama
dari nasihat adalah sebagai panduan untuk bertindak, mengambil keputusan,
mengatasi masalah, atau mengelola situasi tertentu dengan lebih bijaksana.
Nasihat sendiri terbagi kepada tiga bagian yaitu nasihat agama, nasihat genetika, dan nasihat kehidupan. Dikutip dari KBBI, nasihat agama adalah Panduan atau ajaran yang bersumber langsung dari nilai-nilai dan ajaran agama.
Nasihat genetika adalah Upaya
pemberian informasi dan arahan terkait sifat atau cara penurunan suatu kelainan
genetik atau penyakit dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan nasihat
kehidupan adalah Kata-kata motivasi atau refleksi diri untuk menghadapi
kegagalan, kesabaran, dan pengembangan diri.
Lebih lanjut Islam menjelaskan bahwa nasihat itu mencakup lima aspek utama yaitu nasihat kepada Allah, nasihat kepada Al-Qur’an, nasihat kepada Rasulullah, nasihat kepada para pemimpin (ulama dan umara), dan nasihat kepada sesama muslim (masyarakat umum). Nasihat kepada Allah yaitu mentauhidkan Allah (mengesakan-Nya), mengikhlaskan ibadah (hati, lisan, dan perbuatan) hanya kepada-Nya, serta taat pada perintah dan menjauhi larangan-Nya.
Lalu nasihat kepada Kitab-Nya (Al-Qur'an) yaitu mengagungkan Al-Qur'an, meyakini bahwa ia adalah kalamullah, membaca, memahami, serta mengamalkan isinya dalam kehidupan. Kemudian nasihat kepada Rasulullah yaitu mencintai beliau, membenarkan ajaran yang dibawa, menaati perintahnya, menjauhi larangannya, serta menghidupkan sunnahnya.
Selanjutnya nasihat kepada pemimpin (Ulama dan Umara) yaitu mendukung mereka dalam kebenaran, menaati dalam hal yang makruf, mendoakan kebaikan serta hidayah bagi mereka, dan mengingatkan kesalahan dengan cara yang santun tanpa memviralkan atau memprovokasi.
Serta nasihat kepada sesama Muslim (Masyarakat
Umum) yaitu mencintai kebaikan untuk mereka sebagaimana mencintai untuk diri
sendiri, menolong dalam takwa, menutupi aib, menjunjung tinggi ukhuwah, serta
mengingatkan dari kesesatan dan keburukan dengan penuh kasih sayang.
Terkait dengan nasihat, di dalam bernegara tentunya ada mekanisme dalam memberikan nasihat. Khusus dalam lingkup pemimpin negara (kepresidenan), ada sebuah wadah yang dibuat untuk memberikan nasihat kepada kepala negara, wadah itu disebut Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).
Walaupun diksi yang diambil adalah “pertimbangan” namun
secara praktiknya tetap saja seperti memberikan nasihat kepada presiden dan
wakil presiden. Dalam memberikan pertimbangan (nasihat) tim yang tergabung
harus benar-benar mengerathui mekanisne penyampaian nasihat (pertimbangan)
kepada presiden atau wakilnya. Jangan sampai niatnya baik, tetapi di akhirnya
menjadi tidak baik karena dianggap salah procedural.
Hal demikian pernah
terjadi kepada seorang anggota Watimpres ketika memberikan pertimbangan
(nasihat) kepada wakil presiden. Nasihat (baca: usulan) salah seorang anggota Dewan
Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung terkait langkah yang harus
diambil oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pasca keluarnya putusan Mahkamah
Konstitusi (MK) sontak menimbulkan tanggapan keras dari ketua Badan Komunikasi
Kepresidenan (Bakom).
Seperti diberitakan dalam sebuah podcast di you tube (9/10/2026), Rocky Gerung menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah putusan MK terkait polemik syarat pendidikan atau ijazah.
Rocky menyampaikan
bahwa langkah mundur bagi Gibran akan sangat elegan dan terhormat. Menurutnya pengunduran
diri tersebut dapat meredam keresahan publik serta mencegah potensi amukan
massa. Lebih lanjut ia menilai langkah tersebut dapat menjaga agar Presiden
Prabowo Subianto tidak ikut terseret dalam polemik tersebut.
Entah lupa kalau ia sudah menjadi anggota watimpres atau mungkin niatnya untuk menasihati sang Wakil Presiden, yang jelas pernyataan Rocky Gerung itu membuatnya ditegur oleh pihak istana melalu Kepala Badan Komunikasi, Syahganda Nainggolan.
Setelah pernyataan
itu viral Rocky Gerung sempat ditelepon pihak Istana. Bahkan Menko Bidang Hukum,
HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra juga memberikan
peringatan keras. Ia menyatakan tidak elok bagi seseorang di dalam
kabinet/pemerintahan mengomentari Wakil Presiden.
Dan anehnya,
setelah mendapat peringatan itu Rocky Gerung tidak berusaha membela atau
meluruskan statemennya seperti yang sering dilakukannya ketika masih di luar pemerintahan,
sontak saja dalam waktu yang tidak lama ia langsung meminta maaf dan berjanji
tidak akan mengulangi permintaan agar Gibran mundur.
Pertanyaannya apakah yang dilakukan Rocky Gerung benar atau salah? Untuk menjawab pertanyaan itu ada baiknya kita lihat aturan bagi anggota watimpres. Dalam www.setneg.go.id disebutkan dalam undang-undang yang mengatur watimpres disebutkan lembaga ini wajib memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden, baik diminta maupun tidak.
Namun, anggota
watimpres dilarang keras mempublikasikan isi nasihat tersebut kepada publik. Pertimbangannya
adalah seluruh masukan kepada Presiden harus bersifat rahasia dan nasihat atau
pertimbangan tersebut merupakan konsumsi internal untuk membantu Presiden dalam
menjalankan kekuasaan pemerintahan negara secara optimal.
Jadi, apa yang dilakukan Rocky Gerung sebenarnya tidak seratus persen salah tetapi juga tidak seratus persen benar. Hanya saja cara penyampaiannya yang keliru, karena dianggap tidak elok bagi pejabat negara. Walau demikian tentu ada suatu kekhawatiran di kalangan masyarakat bahwa kejadian itu akan membuat anggota watimpres melempem dan tidak mau atau bosan memberikan pertimbangan (nasihat).
Semoga kejadian ini
tidak membuat anggota watimpres yang lain menjadi “ciut” dan akhirnya takut
memberikan nasihat kepada Presiden dan Wakil Presiden. Harapan kita tentunya
nasihat-nasihat tetap mengalir demi untuk perbaikan kinerja Presiden dan Wakil
Presiden.
BIONARASI: Syamsul Bahri adalah kepala sekolah di MTs Al-Hidayah Toboali dan bertempat tinggal di Desa Keposang Kec. Toboali Kab. Bangka Selatan Prov. Babel. Penulis dapat dihubungi melalui No whatsaap di 085269381201 atau melalui alamat surel atau email syamsulpemulutan81@gmail.com
Terimakasih sudah memberikan masukan dan saran
EmoticonEmoticon